<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Benchmarking on Party Onbici Blog</title><link>https://blog.partyonbici.com/id/tags/benchmarking/</link><description>Recent content in Benchmarking on Party Onbici Blog</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Sat, 04 Jul 2026 11:00:00 +1000</lastBuildDate><atom:link href="https://blog.partyonbici.com/id/tags/benchmarking/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Di Balik City Cycling Index: Bagaimana Kami Menilai Sebuah Kota untuk Bersepeda — dan Bagaimana Ia Berdiri di Hadapan ITDP, BNA, Bike Score, CROW &amp; Can-BICS</title><link>https://blog.partyonbici.com/id/posts/city-cycling-index-methodology/</link><pubDate>Sat, 04 Jul 2026 11:00:00 +1000</pubDate><guid>https://blog.partyonbici.com/id/posts/city-cycling-index-methodology/</guid><description>&lt;p&gt;Tanyakan kepada dua orang kota bersepeda terbaik di dunia, dan Anda akan mendapatkan daftar pendek yang sama — Amsterdam, Copenhagen, Utrecht. Tanyakan &lt;em&gt;mengapa&lt;/em&gt;, atau tanyakan di mana posisi kota &lt;em&gt;Anda&lt;/em&gt;, dan percakapannya cepat menjadi kabur.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Keramahan terhadap bersepeda sudah diukur berkali-kali oleh banyak program yang sangat baik. Namun skor-skor itu biasanya berkala, milik pribadi (proprietary), atau terbatas pada segelintir kota yang disurvei secara manual. Kalau kota Anda tidak ada dalam daftar, Anda kurang beruntung — dan bahkan kalau ada pun, angka itu sering datang sekali dalam beberapa tahun tanpa cara untuk melihat perhitungannya.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>